Portal berita terkini yang menyajikan berita terbaru di Borneo maupun skala Nasional. Dapatkan update berita hari ini.

Banjir, Media Sosial, dan Data Partisipatif Warga Samarinda

banjir-media-sosial-dan-data-partisipatif-warga-samarinda

Banjir di Kota Samarinda bukan lagi sekadar peristiwa musiman, melainkan persoalan struktural yang terus berulang. Setiap kali hujan deras turun, foto dan video banjir memenuhi linimasa media sosial. Namun sayangnya, sebagian besar unggahan tersebut berhenti sebagai ekspresi keluhan, tanpa pernah terhimpun menjadi pengetahuan yang bermakna.

Di era digital, media sosial telah terbukti menjadi sumber data partisipatif dalam kajian kebencanaan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, unggahan warga khususnya melalui Instagram dapat dimanfaatkan untuk memetakan lokasi, frekuensi, dan pola kejadian banjir di Kota Samarinda secara lebih akurat. Informasi ini tidak hanya relevan bagi kepentingan akademik, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai dasar evaluasi kebijakan dan penguatan strategi mitigasi bencana.
 


Salah satu langkah sederhana namun berdampak adalah mendorong penggunaan hashtag yang konsisten saat memposting kejadian banjir. Hashtag memungkinkan informasi tersebar sekaligus terhimpun, sehingga cerita warga tidak hilang di tengah arus konten digital. Dari sinilah data dapat dibaca, dianalisis, dan diterjemahkan menjadi rekomendasi yang lebih konkret.


Banjir bukan hanya tentang air yang menggenang, tetapi tentang kehidupan yang terdampak. Ketika warga, mahasiswa, dan akademisi bergerak bersama melalui kolaborasi data dan kesadaran publik, harapan menuju Samarinda yang lebih siap menghadapi banjir bukanlah sesuatu yang utopis, melainkan tujuan yang dapat diperjuangkan secara kolektif.


Oleh 

M. Firzy Handika Saputra

Tags : Samarinda opini
Bagikan :

© PT Media Borneo Kekinian . All Rights Reserved. Design by HTML Codex