BANJARMASIN, 6 September 2026 – Respons cepat terhadap lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta paparan kabut asap yang kian memprihatinkan, Rumah Kami Peduli (RKP) Kalsel berkolaborasi dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Kalimantan Selatan menggelar aksi sosial pembagian 500 paket masker dan vitamin gratis kepada warga Kota Banjarmasin pada Ahad (6/9) pagi pukul 07:30 WITA.
Aksi sosial ini dirancang tidak hanya sebagai bentuk kepedulian atas krisis kesehatan masyarakat, melainkan juga secara simbolis membagikan 500 paket bantuan sebagai wujud perhatian khusus dalam menyambut Hari Jadi (HUT) Kota Banjarmasin yang ke-500.

Pembagian Masker dan Obat kepada Warga Banjarmasin
Paparan kabut asap karhutla dalam beberapa pekan terakhir telah memicu lonjakan signifikan kasus ISPA di Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin. Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel, angka penderita ISPA akibat dampak karhutla telah menembus lebih dari 46.000 kasus di seluruh wilayah Kalsel. Sementara itu, data Dinkes Kota Banjarmasin menunjukkan peningkatan tajam kasus bulanan yang mencapai 6.841 kasus dalam satu bulan akibat kepungan kabut asap kiriman dan paparan polutan udara yang kian memburuk.
Koordinator RKP Kalsel, Odri Nur Qashdi, S.E., menyatakan bahwa aksi pembagian masker dan vitamin ini merupakan bentuk respons darurat kemanusiaan untuk mengurangi dampak buruk paparan kabut asap pada saluran pernapasan warga.

Ketua RKP KAMMI KALSEL, Odri Nur Qashdi, S.E
"Kondisi kabut asap karhutla saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan berpotensi tinggi memicu gangguan kesehatan serius seperti ISPA. Kami dari RKP Kalsel bersama relawan turun langsung untuk memastikan warga yang harus beraktivitas di luar rumah dibekali dengan masker standar kesehatan serta vitamin untuk memperkuat daya tahan tubuh mereka," ujar Odri Nur Qashdi, S.E.
"Di samping itu, angka 500 paket masker dan vitamin ini kami khususkan sebagai bentuk refleksi dan dedikasi untuk memperingati HUT Kota Banjarmasin yang ke-500. Di usianya yang legendaris ini, kami berharap Kota Banjarmasin dapat segera bebas dari ancaman asap dan warganya senantiasa sehat," tambahnya.
Sementara itu, Ketua KAMMI Kalsel, Muhammad Edaorrahman, S.K.M., menyoroti urgensi penanganan karhutla dari hulu ke hilir serta pentingnya proteksi dini bagi masyarakat.
"Melihat data resmi tingginya angka kasus ISPA yang telah menembus puluhan ribu kasus di Kalsel, kita tidak boleh tinggal diam. Sebagai pemuda dan mahasiswa, KAMMI Kalsel hadir memberikan solusi konkret aksi tanggap bencana. Namun, kami juga mengimbau serta mendesak seluruh pihak terkait untuk lebih tegas dalam menanggulangi titik api karhutla agar kualitas udara di Banjarmasin dan sekitarnya kembali bersih dan aman," tegas Muhammad Edaorrahman, S.K.M.
"Kami berharap langkah kecil berupa pembagian 500 masker dan vitamin gratis ini dapat menjadi pemantik semangat kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat Kota Banjarmasin," tutupnya.
Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut mendapat antusiasme tinggi dari warga pengguna jalan dan masyarakat umum Kota Banjarmasin yang menyambut baik kepedulian RKP Kalsel dan KAMMI Kalsel di tengah situasi darurat kabut asap.
Oleh: Muhammad Ryan (Anggota RKP KAMMI KALSEL)
Jl. Merdeka 3 No. 23, Rt. 86, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kode Pos : 75117
0895340878244
mediaborneokekinian@gmail.com
© PT Media Borneo Kekinian . All Rights Reserved. Design by HTML Codex