Portal berita terkini yang menyajikan berita terbaru di Borneo maupun skala Nasional. Dapatkan update berita hari ini.

IDI HSU dan Pemkab HSU Edukasi Pelajar Cegah Dampak Karhutla, Bagikan Masker di SMPN 4 Amuntai

idi-hsu-dan-pemkab-hsu-edukasi-pelajar-cegah-dampak-karhutla-bagikan-masker-di-smpn-4-amuntai-2

HULU SUNGAI UTARA — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) memperkuat upaya mitigasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan bakti sosial di SMP Negeri 4 Amuntai.


Kegiatan tersebut diisi dengan pembagian masker kepada para siswa sekaligus edukasi mengenai bahaya karhutla, dampak paparan asap terhadap kesehatan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat, khususnya pelajar, untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap.

(Penyerahan Simbolis oleh Bupati HSU, H. Sahrujani (kedua dari kiri) kepada siswa SMPN 4 Amuntai Bersama Ketua IDI HSU, dr. Yenny Kusuma Dewi)

Bakti sosial ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sejak dini terhadap ancaman karhutla yang tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat memicu berbagai persoalan kesehatan, terutama gangguan pada sistem pernapasan.

Pada kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan masker ketika kualitas udara menurun akibat asap. Mereka juga diberikan edukasi untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara tidak sehat serta segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata.

IDI HSU menekankan bahwa pencegahan dampak kesehatan akibat karhutla tidak dapat hanya mengandalkan penanganan ketika masyarakat sudah mengalami gangguan kesehatan. Edukasi dan mitigasi sejak awal menjadi bagian penting dalam melindungi kelompok rentan, termasuk anak-anak dan pelajar.

Menurut Ketua IDI HSU, dr. Yenny Kusuma Dewi kegiatan Bakti Sosial dalam satu kesempatan menyatakan “IDI HSU memiliki tingkat kepedulian tinggi terkait dengan bencana kabut asap KARHULTA yang berdampak pada masyarakat di HSU sebagai bagian Banua, dimana memerlukan upaya konkrit dan berkelanjutan dengan instansi pemerintah (dalam hal ini kesiagaan bencana)” Lebih lanjut dr. Yenny mengharapkan agar bencana ini cepat berlalu. “Semoga di akhir bulan ini, KARHULTA cepat berakhir karena yang menjadi korban adalah masyarakat”

(Penyampaian Pendapat salah satu Siswa Sebelum Penyuluhan Berlangsung)

Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan juga dinilai penting untuk memastikan informasi mengenai risiko karhutla dapat diterima masyarakat secara tepat dan mudah dipahami.

Melalui kegiatan di lingkungan sekolah, pesan mitigasi diharapkan tidak berhenti pada para siswa. Para pelajar diharapkan dapat menjadi penyampai informasi kepada keluarga dan lingkungan tempat tinggal masing-masing mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah karhutla.

Selain pembagian masker, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah munculnya titik api, sementara pemerintah dan tenaga kesehatan berperan dalam melakukan mitigasi serta memberikan perlindungan ketika dampak karhutla mulai dirasakan.

Kolaborasi dengan Pemkab HSU diharapkan dapat terus diperkuat melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan ketika bencana terjadi, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan untuk menghadapi dampaknya.

Edukasi kepada pelajar di SMP Negeri 4 Amuntai menjadi salah satu langkah kecil namun strategis dalam membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus melindungi kesehatan diri dan orang-orang di sekitarnya.

M. Iqbal Hisyam Qiroth (Anggota IDI Cabang Hulu Sungai Utara)

Tags : KARHUTLA KALSEL Kabut Asap HSU IDI ASAP
Bagikan :

© PT Media Borneo Kekinian . All Rights Reserved. Design by HTML Codex