Sangatta, – Pemerintah Desa (Pemdes) Sangatta Utara telah mengambil langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan fasilitas publik dengan memasukkan program pembebasan lahan untuk sarana dan prasarana olahraga ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap minimnya fasilitas khusus yang dapat menunjang aktivitas anak muda di desa tersebut.
Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti, mengakui secara terbuka bahwa desa yang dipimpinnya hingga saat ini masih kekurangan fasilitas olahraga penunjang yang memadai bagi warganya.
"Kalau khusus desa kami, memang belum punya," ujar Mulyanti belum lama ini.
Mulyanti menegaskan bahwa rencana ini merupakan komitmen serius untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan sekadar rencana tanpa tindak lanjut.
"Di RPJMDes kami sudah masukkan untuk pembebasan lahan, untuk sarana dan prasarana olahraga. Karena memang itu kebutuhan," tegasnya.
Meski fokus mulai diarahkan pada fasilitas penunjang, Pemdes Sangatta Utara juga menghadapi tantangan dalam penyelesaian infrastruktur dasar.
Dari total 66 RT di Sangatta Utara, Mulyanti menyebut sebagian besar prasarana telah terpenuhi. Namun, dua RT, yaitu RT 26 dan 34 di Jalan Penyabukan, masih belum teraliri listrik. Sementara itu, terdapat tiga RT yang belum terjangkau akses air bersih PDAM, meliputi RT 26, 34, dan RT 55, terutama disebabkan oleh akses lokasi yang sulit menuju pantai.
"Kendala utama disebabkan oleh akses lokasi yang jauh, khususnya yang menuju pantai,"tutup Mulyanti.(ADV)
Jl. Merdeka 3 No. 23, Rt. 86, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kode Pos : 75117
0895340878244
mediaborneokekinian@gmail.com
© PT Media Borneo Kekinian . All Rights Reserved. Design by HTML Codex