Portal berita terkini yang menyajikan berita terbaru di Borneo maupun skala Nasional. Dapatkan update berita hari ini.

Dispar Kutim: Kualitas SDM Kunci Lonjakan Kunjungan Wisata

dispar-kutim-kualitas-sdm-kunci-lonjakan-kunjungan-wisata

Sangatta, – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) mencatat optimisme tinggi seiring dengan lonjakan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan di berbagai destinasi unggulan daerah. Peningkatan angka kunjungan ini diklaim Dispar bukan semata-mata hasil dari pembangunan infrastruktur fisik, melainkan merupakan buah dari strategi holistik yang memprioritaskan penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata.

Kepala Dispar Kutim, Nurullah, dengan tegas menyatakan bahwa investasi pada SDM adalah kunci keberhasilan jangka panjang sektor pariwisata. Program peningkatan kompetensi ini menjadi landasan Dispar dalam mengelola potensi alam daerah.

"Kami tidak hanya menyiapkan destinasi wisatanya, tapi juga peningkatan sumber daya manusianya harus kita tingkatkan. Dan ini pengaruhnya luar biasa," kata Nurullah saat ditemui awak media pada Senin, 24 November 2025, di Hotel Royal Victoria Sangatta.

Ia menjelaskan bahwa strategi Dispar berangkat dari kesadaran bahwa destinasi seindah apapun tidak akan mampu bertahan tanpa pengelolaan yang profesional. Peningkatan SDM dilakukan melalui serangkaian program intensif, mulai dari pelatihan sertifikasi untuk kegiatan wisata alam  seperti arung jeram, hingga pembekalan keterampilan yang bersifat modern, seperti berbasis digital.

“Seperti destinasi wisata kita, tempat yang terakhir ini luar biasa pengunjungnya,” ungkap Nurullah.

Angka-angka kunjungan yang meningkat tajam ini menjadi bukti keberhasilan program peningkatan kapasitas. Peningkatan SDM ini mencakup dua agenda utama,pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata, dan pembekalan keterampilan berbasis digital agar mereka mampu menjual produk dan mempromosikan destinasi melalui media sosial.

Menurut Nurullah, hasil dari pelatihan-pelatihan ini melampaui sekadar kemampuan menjual atau memandu di lapangan. Dampak terbesar terletak pada pemahaman peserta terhadap manajemen wisata secara keseluruhan.

"Dengan adanya pelatihan-pelatihan ini, mereka bisa memahami tentang tata kelola destinasi," jelasnya.

Melalui peningkatan kompetensi ini, Dispar berharap para pelaku pariwisata lokal dapat mengelola destinasi secara mandiri dan profesional. Nurullah menyimpulkan bahwa fokus pada SDM adalah cara paling efektif untuk menciptakan multiplier effect di sektor ini.

"Peningkatan sumber daya manusia seperti ini sangat penting. Output kita adalah kunjungan wisatawan meningkat, dan outcome-nya akan secara otomatis adalah peningkatan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(ADV)

Tags : Kutai Timur
Bagikan :

© PT Media Borneo Kekinian . All Rights Reserved. Design by HTML Codex