Portal berita terkini yang menyajikan berita terbaru di Borneo maupun skala Nasional. Dapatkan update berita hari ini.

Diskominfo Kutim Andalkan SP4N Lapor Anonim sebagai Barometer Kualitas Publik

diskominfo-kutim-andalkan-sp4n-lapor-anonim-sebagai-barometer-kualitas-publik

Sangatta, - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kutai Timur mengukuhkan sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N Lapor) sebagai barometer utama untuk mengukur kualitas pelayanan publik daerah. Platform pengaduan yang dikelola secara nasional ini mencatat tingginya volume aduan dari masyarakat Kutim, didominasi oleh isu lingkungan dan ketidakpuasan terhadap pelayanan publik.

Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik, dan Kehumasan Diskominfo Kutim, Lisa Komentin,mengungkapkan bahwa SP4N Lapor adalah program prioritas yang dikelola bersama lima kementerian/lembaga pusat, termasuk Kementerian PAN-RB dan Ombudsman.

"Aduan yang sering terungkap banyak terkait kekhawatiran dan ketidakpuasan terkait lingkungan dan pelayanan.

Alhamdulillah, nilai 
penyelesaian aduan untuk Kutai Timur terbaca bagus di Kementerian," jelasnya belum lama ini.

Untuk mendorong partisipasi tanpa rasa takut, Diskominfo memastikan bahwa pengadu di SP4N Lapor diperbolehkan bersifat anonim.

"Pengadu boleh bersifat anonim. Artinya tidak menyebutkan namanya," tegasnya.

Wanita yang kerap disapa ibu Icha itu, menjelaskan alur kerjanya, aduan diajukan ke pusat melalui Kementerian PAN-RB. Jika aduan tersebut spesifik terkait pelayanan publik di Kutim, aduan akan diteruskan ke Kominfo sebagai admin induk di kabupaten.

Selanjutnya, Kominfo meneruskan kepada Admin Pelaksana yang ada di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait (misalnya, Dinas Pendidikan jika aduan terkait pendidikan).

"Sistemnya kayak berbalas komentar di Facebook, tapi hanya antar admin sama si pengadu. Kami sebagai admin induk hanya melihat bahwa itu selesai atau tidak dikomunikasikan di situ," tambahnya.

Meski demikian, implementasi SP4N Lapor dihadapkan pada tantangan infrastruktur. Icha mengakui bahwa di daerah-daerah terpencil dengan keterbatasan jaringan internet, akses pengaduan masih mengandalkan mekanisme yang lebih dasar. Namun, ia memastikan bahwa SP4N Lapor dirancang untuk terlink otomatis ke seluruh Indonesia dan dapat diakses melalui berbagai jalur, termasuk SMS.

Program ini telah berjalan di Kominfo Kutim sejak sekitar tahun 2019/2021, setelah peralihan pengelolaan dari Inspektorat, dan menjadi fondasi utama bagi keterbukaan informasi dan perbaikan layanan di tingkat daerah.(ADV)

Tags : Kutai Timur
Bagikan :

© PT Media Borneo Kekinian . All Rights Reserved. Design by HTML Codex